|
Bahasa Inggris
Bahasa Inggris atau
English language adalah bahasa komunikasi internasional yang paling banyak
dipakai dalam pergaulan antar bangsa baik di tingkat masyarakat maupun
pemerintahan. Bahasa ini pada mulanya berkembang di kerajaan-kerajaan Anglo
Saxon di wilayah yang saat ini dikenal dengan nama Inggris/ England/ the United
Kingdom. Meluasnya pengaruh kerajaan Inggris lewat dibukanya koloni-koloni
Inggris di berbagai belahan dunia menyebabkan bahasa tersebut memainkan peranan
penting dalam bidang ekonomi dan perdagangan, politik, pertahanan, budaya serta
agama. The United Kingdom sebagai sebuah kerajaan memiliki koloni di seluruh
benua. Di benua Amerika, koloni Inggris terbentuk di wilayah yang saat ini
disebut Amerika Serikat. Di bawah Capt. James Cook, kerajaan Inggris membentuk
koloni di benua Australia serta wilayah Pasifik dengan pulau-pulau yang banyak
sekali jumlahnya. Di Afrika Selatan, pengaruh nampak nyata hingga sekarang.
Benua Asia dengan persentase penduduk terbesar dunia, koloni Inggris berkembang
di India, Malaysia, Singapura dan sebagian wilayah Cina terutama Hongkong hingga
akhir tahun 1980an. Filipina mengalami pengaruh bahasa Inggris setelah berada di
bawah administrasi Amerika Serikat.
Meskipun bahasa
Mandarin dan Spanyol memiliki penutur asli yang tinggi, bahasa Inggris sebagai
bahasa kedua memiliki jumlah pelajar yang jauh melebihi kedua bahasa tersebut.
Bahasa Inggris modern kadang-kadang digambarkan sebagai lingua franca global
yang pertama. Meskipun banyak negara yang baru merdeka pada awal abad ke 21
bukan merupakan jajahan Inggris, pengaruh bahasa Inggris dalam dunia ekonomi,
perdagangan dan politik serta olah raga membuat negara-negara tersebut. Hal
tersebut menjadikan bahasa Inggris dijadikan sebagai satu dari 6 bahasa resmi di
Perserikatan Bangsa-bangsa (the United Nations).
Inggris Raya (the
Great Britain) dengan jumlah penduduk kurang lebih 61 juta jiwa tidak lagi
memegang posisi sebagai negara dengan jumlah penutur asli terbesar di dunia.
Amerika Serikat yang dulunya adalah koloni Inggris menggeser posisi Great
Britain tersebut dengan jumlah penutur asli (native speakers) mencapai 215 juta
orang.
Dewasa ini, hampir
semua negara bukan penutur asli dengan jumlah penduduk tertinggi di dunia
seperti China, India, Indonesia dan Russia memiliki pelajaran bahasa Inggris
sebagai mata pelajaran utama yang diajarkan di sekolah-sekolah terutama tingkat
menengah (junior high school/ secondary school). Kebijakan untuk memasukkan
pelajaran bahasa Inggris di dalam kurikulum sekolah didasarkan pada pertimbangan
strategis dari masing-masing negara tersebut guna mendukung upaya mereka
masing-masing dalam memainkan peranan yang lebih penting dalam ekonomi,
perdagangan serta perpolitikan antar bangsa-bangsa.
Berkembangnya
teknologi informasi lewat internet semakin memperluas peranan bahasa Inggris di
tingkat global. Websites e-commerce dan berita berskala nasional dan
internasional berlomba-lomba menyediakan isi (content) yang disajikan dalam
bahasa Inggris. Hal tersebut dimaksudkan agar pengguna internet bisa mengakses
isi situs-situs tersebut dengan lebih mudah. Meskipun perusahaan mesin pencari
terkemuka di dunia Google telah menyediakan layanan gratis Google Translate,
ketersediaan website yang ditulis oleh manusia dalam bahasa Inggris masih dirasa
lebih memberikan akurasi content yang lebih baik dibandingkan terjemahan content
oleh Google Translate dalam berbagai bahasa dengan menggunakan mesin.
Content yang diterjemahkan dengan mesin tidaklah bisa memiliki makna kontekstual
yang lebih pas dibandingkan yang diterjemahkan oleh manusia.
Dengan demikian,
bahasa Inggris sebagai bahasa pergaulan antar bangsa akan terus mengalami
peningkatan dalam jumlah penutur demikian pula dalam jumlah content yang
tersedia di internet. oleh Charles Roring
|