ENGLISHLAND

www.englishland.or.id

English Lessons Online

belajar bahasa Inggris online

Subscribe to Free_English Lessons

Home | Contact Us | About us | Site Map | Free English Lessons | TOEFL Preparation | English Books | American Mosaic

Grammar | General English | Sample Conversation | Readings | TOEIC Preparation | Business English | Health and Lifestyle

 

 Share

 

 

 
 
Chat Box
 
ShoutMix chat widget

 

 

 

 

 

Obama, Dihadapi Dengan Dua Peperangan, Memenangkan Penghargaan Perdamaian

Komite Nobel menghargai presiden tahun-pertama atas "usaha-usaha yang luar biasa untuk memperkuat diplomasi internasional dan kerja sama bangsa-bangsa." Transkrip siaran radio 09 Oktober 2009. Ini adalah IN THE NEWS pada Suara Amerika Bahasa Inggris Khusus
Ini adalah pengumuman Jumat yang mengejutkan dari Oslo, Norwegia:
THORBJOERN JAGLAND, KETUA: "Komite Nobel Norwegia telah memutuskan bahwa Perhargaan Nobel Perdamaian untuk dua ribu sembilan akan diberikan kepada Presiden Barack Obama atas usaha-usahanya yang luar biasa untuk memperkuat diplomasi internasional dan kerjasama antara bangsa-bangsa.
Dan di Washington ini reaksinya:
BARACK OBAMA: "Sejujurnya, Saya tidak merasa bahwa Saya berhak berada dalam kelompok tokoh-tokoh transformatif yang telah dihormati dengan penghargaan ini -- laki-laki dan perempuan yang telah menginspirasi Saya, dan menginspirasi seluruh dunia melalui keberanian mereka mengejar perdamaian dunia. Tetapi Saya juga tahu bahwa penghargaan ini mencerminkan dunia macam apa yang mereka, dan semua orang Amerika, ingin bangun.
Di Amerika Serikat dan seluruh dunia, ada pujian untuk keputusan itu, tetapi juga kritik. Beberapa mengatakan bahwa komite Nobel terlalu dini. Hari terakhir bagi nominasi adalah satu Februari kurang dari dua minggu setelah presiden menduduki jabatannya.
Pemenang-pemenang masa lalu termasuk presiden-presiden Amerika Theodore Roosevelt dan Woodrow Wilson. Jimmy Carter dan wakil presiden Al Gore dihormati setelah masa jabatan mereka. Hadiah ini, bernilai hampir satu setengah juta dollar, akan dihadiahkan di Oslo pada bulan Desember.
Pengumuman datang minggu yang sama dengan peringatan ke delapan perang Afganistan. Presiden Obama menghabiskan minggu itu dalam serangkaian pertemuan untuk mempertimbangkan kebijakan masa depan di Afganistan dan tetangga Pakistan. Pejabat pemerintahan berkata mereka mengharapkan keputusan-keputusan dalam beberapa minggu.
Mereka menyarankan bahwa dia mempertimbangkan sebuah "middle ground." Komander tertingginya di Afganistan dilaporkan meminta sebanyak empat puluh ribu pasukan tambahan. Jeneral Stanley McChrystal telah memperingatkan bahwa tanpa lebih banyak pasukan, Amerika Serikat bisa kalah perang.
Tetapi Wakil Presiden Joe Biden mendukung sebuah proposal untuk mempersempit target usaha-usaha militer pada al-Qaida, menggunakan pesawat tanpa awak dan pasukan-pasukan khusus.
Invasi yang dipimpin Amerika delapan tahun yang lalu menumbangkan pemerintahan Taliban yang menampung Osama bin Laden. Kelompok al-Qaida-nya menjalankan serangan-serangan teroris di Amerika Serikat pada sebelas September, dua ribu satu. Hari-hari selanjutnya, pada tujuh Oktober, Presiden George W. Bush mengumumkan dimulainya perang tersebut.
Saat ini perang itu adalah terpanjang kedua dalam sejarah Amerika, setelah Vietnam. Pada bulan Maret, Presiden Obama menyetujui dua puluh satu ribu lagi tentara. Operasi-operasi telah diintensifkan. Lebih dari empat ratus pasukan Amerika dan koalisi telah terbunuh sejauh tahun ini, lebih dari semua di tahun yang lalu.
Ada juga tuduhan-tuduhan kebohongan yang tersebar luas pada pemilihan presiden tanggal 20 Agustus lalu. Hasil dari penghitungan kembali secara parsial diharapkan diumumkan minggu depan.
Survey-survey pendapat umum menunjukkan menurunnya dukungan di antara orang-orang Amerika terhadap perang. Empat puluh delapan persen masyarakat di sebuah USA Today/Gallup Poll yang diambil minggu ini berkata presiden seharusnya mengirim lebih banyak tentara ke Afganistan. Tiga puluh delapan persen berkata dia seharusnya mulai menarik pasukan. Tujuh persen berkata jumlah pasukan seharusnya tetap sama.
Dan masih ada lagi perang di Iraq. Tujuannya adalah menarik semua pasukan tempur di bulan September mendatang, tetapi meninggalkan beberapa ribu pasukan untuk melatih angkatan bersenjata Iraq.
Dan inilah IN THE NEWS pada Suara Amerika Bahasa Inggris Khusus, ditulis oleh Brianna Blake. Saya Steve Ember. Diterjemahkan oleh Charles Roring From: Obama Wins Nobel Peace Prize

Mosaic America

Privacy Policy

© Englishland 2005, 2006, 2007, 2008, 2009, 2010, 2011 All rights reserved