Diabetes Tipe 2
Ada jutaan orang di seluruh dunia yang sedang menderita Diabetes Tipe 2 sekarang. Kebanyakan dari mereka tidak menyadari bahwa tingkat gula darah (blood glucose) berada di atas level normal. Orang akan menderita diabetes jika pengujian plasma glucose puasa sama atau lebih dari 126 mg/dL. Diabetes tipe 2 adalah hasil dari ketidaknormalan metabolisme dalam tubuh kita. Sering kali kondisi ini telah terjadi selama bertahun-tahun dan menyebabkan bermacam-macam komplikasi terhadap tubuh sebelum kita menyadari hal itu. Secara umum, diabetes tipe 2 disebabkan oleh dua faktor penyebab yaitu:
Berkembangnya insulin
resistance
Orang
yang kelebihan berat bada biasanya memiliki sel-sel lemak dalam tubuh mereka.
Mereka tidak bisa menggerakkan tubuh dengan mudah. Hal ini diperburuk dengan
cepatnya perubahan gaya hidup. Di masa lalu orang harus bekerja keras untuk
memperoleh makanan. Mereka biasanya bekerja di ladang, pergi berburu, atau
mendayung perahu untuk menangkap ikan. Sekarang sistem produksi makanan
secara massal telah menggantikan aktivitas fisik yang baik bagi metabolisme
tubuh. Masyarakat modern cenderung duduk di depan komputer mengetik seharian
penuh dan pada akhir bulan menerima gaji yang cukup untuk memberi makan
seluruh anggota keluarga. Mesin dan otomasi telah menggantikan hampir semua
pekerjaan fisik di pabrik dan perdagangan sehingga menyebabkan masyarakat
mengeluarkan sedikit sekali tenaga mereka untuk memperoleh uang. Gaya hidup
santai atau sedentary lifestyle adalah pemandangan yang umum di hampir semua
masyarakat modern. Kita sedikit bekerja tetapi makan lebih banyak. Hidangan
yang kita santap memiliki kadar lemak, gula dan garam yang tinggi. Menurut
sejumlah buku yang saya baca mengenai diabetes, sel-sel lemak menghasilkan
senyawa kimia yang menahan atau memperlambat kerja insulin. Ketika gula
darah (blood sugar) kita tinggi, insulin akan dilepaskan dari
pancreas kita untuk mengantar glucose yang berlebihan ke dalam sel-sel yang
ada di dalam tubuh kita. Penyimpanan glucose di dalam sel-sel dikenal dengan
istilah glycogen. Jika insulin tidak bisa bekerja dengan benar karena
sel-sel lemak yang tinggi di dalam tubuh kita, akumulasi jangka panjang
tingkat gula darah yang tinggi di dalam pembuluh darah kita akan menyebabkan
komplikasi di dalam mata, ginjal dan sistem saraf. Oleh karena itu penting
sekali bagi orang yang mengalami kegemukan untuk meningkatkan aktivitas
fisik mereka untuk mengurangi berat badan dan memperbaiki metabolisme tubuh
sehingga mereka bisa mengurangi jumlah sel-sel lemak (fat cells) di dalam
tubuh untuk membantu insulin bekerja dengan baik dalam mengantar glukosa dan
menjaga gula darah agar berada pada tingkat normal.
Menurunnya
sekresi insulin (decrease of insulin secretion)
Ketika glucose tinggi di dalam pembuluh darah kita, sel-sel beta di dalam
pankreas akan menghasilkan lebih banyak insulin untuk membawa atau mengantar
gula ke dalam sel-sel tubuh kita. Kelebihan kerja dalam menghasilkan insulin
akan menyebabkan pankreas berkurang kemampuannya. Pankreas dari orang yang
kegemukan, berusia lanjut, dan gaya hidup santai, mungkin masih menghasilkan
insulin tetapi jumlah yang dihasilkannya tidak cukup untuk mempertahankan
kadar gula darah pada kisaran normal. Dengan berlalunya waktu, kadar gula
darah akan bergeser pada kondisi pre-diabetes dan selanjutnya masuk dalam
tingkat diabetes.
Telah dijelaskan di atas bahwa kegemukan dan gaya hidup santai seharusnya dihindari untuk melawan diabetes. Olahraga yang teratur, bersepeda atau berjalan ke tempat kerja sangat membantu dalam memperbaiki metabolisme tubuh kita. Di samping itu, dengan menyantap makanan yang lebih berserat, dan kadar lemak dan gula rendah akan bermanfaat dalam menjaga berat tubuh kita di dalam level yang ideal. Oleh Charles Roring. Juga baca: Type 1 and Type 2 Diabetes.
Baca juga:
Amazon Store
|
|
|
|
Learning English Bahasa Inggris