PULANG KE TERNATE
Alfred Russel Wallace
Pada tanggal 29 Juli 1858 kami meninggalkan Dorey,
dan berharapkan perjalanan agar cepat tiba di rumah, saat ini sebenarnya angin
timur dan selatan yang bertiup. Tetapi ternyata yang datang adalah angin barat
yang pelan, akibatnya kami harus berlayar selama tujuh belas hari sebelum
mencapai Ternate. Padahal jaraknya hanya 500 mil, kalau dengan angin
berkecepatan rata-rata maka perjalanan tersebut seharusnya dapat ditempuh hanya
dalam lima hari. Saya senang bisa tiba kembali di rumah yang nyaman, lalu
menikmati susu, teh dan kopi, serta roti panas dan mentega, atau daging ayam dan
ikan setiap hari untuk makan malam. Perjalanan ke New Guinea telah membuat saya
lelah sekali. Saya memutuskan untuk beristirahat dan mengumpulkan tenaga sebelum
memulai ekspedisi yang baru. Kesuksesan saya dalam perjalanan ke Gilolo dan
Batchian telah ditulis; jika ada, saat ini yang masih tersisa adalah
menceritakan kunjungan saya di Waigiou, wilayah Papua terakhir yang saya
kunjungi dalam pencarian atas Burung Surga (Birds of Paradise). diterjemahkan oleh
Charles Roring
Ekspedisi Alfred Russel Wallace ke Teluk Dorey
Berikut ini adalah kisah perjalanan Alfred Russel Wallace ke Teluk Dorey New Guinea (sekarang Manokwari, Papua) pada tahun 1858 sebagaimana diuraikannya dalam Chapter XXXIV dari bukunya yang berjudul The Malay Archipelago. Perjalanan beliau mengelilingi seluruh wilayah nusantara (termasuk kawasan Malaysia) sangatlah bermanfaat bagi masyarakat di kawasan ini mengingat ia telah meninggalkan sebuah dokumen perjalanan yang cukup penting dilihat dari sejarah alam, keadaan penduduk pada masa itu serta bagaimana sulitnya seorang peneliti melakukan tugasnya demi pengembangan ilmu pengetahuan.