Burung-burung dari Hutan Hujan Tropis Manokwari Papua Barat
Birds from the Tropical Rainforest of Manokwari Papua
Papua
adalah pulau yang terbesar ke dua di dunia setelah Greenland. Papua terletak di
wilayah tropis samudra Pasifik. Kebanyakan dari pulau tersebut masih ditutupi
oleh hutan hujan tropis yang masih belum dijamah orang di mana berbagai jenis
burung, binatang mamalia, melata dan serangga hidup di dalamnya. Burung
Cendrawasih (paradisaea apoda) atau dikenal juga dengan sebutan burung surga
adalah salah satu spesies yang saat ini sedang dalam bahaya kepunahan. Meskipun
pemerintah setempat telah melarang perburuan burung-burung yang terancam punah
tersebut, orang masih saja memburuinya karena harganya yang mahal sekali
terlebih jika dijual dalam keadaan hidup. Burung taun-taun (hornbill), kakaktua
putih (cacatua galerita) dan kakaktua raja (goliath cockatoo) merupakan spesies
yang indah dan masih dapat kita lihat di Gunung Meja Manokwari. Pengamatan
burung adalah sebuah aktivitas yang menarik di mana banyak wisatawan yang suka
melakukannya di hutan ini.
Saat saya sedang berjalan dengan tiga orang turis Rusia di hutan ini pada 16
Januari 2010 yang lalu, kami berhasil menemukan lokasi di mana burung Kakaktua
Raja itu berada. Mereka membuat sarang atau lubang di pohon-pohon yang tinggi.
Tidak mudah untuk mengambil gambar mereka jika kami tidak menggunakan kamera
digital yang dilengkapi lensa panjang. Mikhail membawa kamera tersebut dan
mengambil beberapa foto burung kakatua raja tersebut.
Kami harus benar-benar bersabar jika ingin melihat atau mengamati burung yang
hidup liar di habitatnya. Jika kami mendekati mereka terlalu dekat, mereka akan
terbang jauh. Kadang-kadang mereka berdiri di tempat yang tersamar. Saya ingat
saat ketika kami menemukan sebuah burung hantu yang warna bulunya adalah coklat.
Kami tidak begitu yakin apakah itu adalah seekor burung atau tidak kaena burung
itu nampak seperti daun kering di atas permukaan tanah. Sahabatku Paul mengambil
sepotong tongkat dan menyentuh burung itu. Tiba-tiba saja burung itu membuka
mulut dan matanya. Mikhail (salah satu dari turis-turis Rusia ini) dan Saya
mengambil beberapa foto burung ini. Karena bulunya yang basah semua, burung ini
tidak nampak seperti burung hantu. Tahukah Anda seperti apa seekor burung hantu?
Jika tidak, mungkin Anda pernah menonton film Harry Potter. Dalam film itu, Anda
bisa menyaksikan burung hantu.
Di kaki Gunung Meja Manokwari, penduduk lokal suka menahan burung di dalam
sangkar di rumah-rumah mereka. Kadang-kadang kami melihat burung luri dan
kakaktua putih di samping binatang lain seperti kuskus. Saya secara pribadi
tidak setuju burung-burung itu di tahan di rumah karena mereka akan menjadi
stress dan mencabut bulu mereka. Ada seorang seniman Papua yang suka melukis cat
minyak burung Cendrawasih atau Burung Surga. Setiap kali seniman datang dan
menginap di Losmen Kagum, saya akan mengantar mereka ke sana untuk menikmati
karya-karya lukisnya yang indah. Cendrawasih adalah salah satu burung yang
terindah di dunia. Sayangnya spesies yang satu ini sedang mengalami kepunahan.
Untuk menghentikan perburuan burung yang langka dan berharga ini, kita harus
menyediakan mata pencarian alternatif bagi masyarakat lokal. Dengan membeli
cinderamata/ souvenir atau barang-barang kerajinan tangan yang dihiasi dengan
ornamen burung Cendrawasih, kita telah mendukung mereka dengan memberi
penghasilan tambahan sehingga mereka tidak akan berburu binatang di hutan lagi.
Ketika Mike, Inga dan Dima - tiga orang turis pencinta alam pergi ke Pulau
Mansinam yang terletak di tengah-tengah Teluk Dorey Manokwari, mereka melihat
burung Kasuari muda (Casuarius casuarius) di salah satu dari rumah-rumah
penduduk. Jika Anda tertarik melancong ke Manokwari dan memerlukan seorang
pemandu wisata silahkan menghubungi saya
Charles Roring dengan no hp 081332245180 atau email
peace4wp@gmail.com
Juga baca:
Snorkeling and Bird Watching in Dorey Bay of Manokwari
Bats have left Mansinam island forever
Manokwari Map | Where is Manokwari? | Souvenir Shops | Travel Attractions | Accommodation in Manokwari | Professional Guide
Travel Guide Manokwari
The following articles are my recommendation, stories and experience when guiding foreign tourists who come to Manokwari of West Papua to enjoy the beauty of its natural scenery and the hospitality of the indigenous people. This website is aimed at promoting eco-tourism in the region to create jobs among the indigenous people and awareness among us about the importance of protecting and preserving tropical rainforest that is now facing extinction due to rapid deforestation.
Happy Traveling
Charles Roring (click to e-mail me)
Tourist Guide
If you want to read more stories about travel in Manokwari of West Papua, you can see my other blogs at the following addresses:
Papuan Art and Culture Stories
My personal diary on Manokwari Eco-tourism activities