Souvenir yang bisa dan tidak boleh dibeli

Souvenirs that Tourists May and Must Not Buy

Setiap kali saya menemani wisatawan berkeliling kota Manokwari, saya akan membawa mereka menemui seniman-seniman Papua yang membuat benda seni atau barang kerajinan tangan. Saya tahu bahwa pelancong asing dan domestik biasanya membeli cinderamata sebagai kenang-kenangan yang ada hubungannya dengan liburan mereka di kota ini atau sebagai hadiah untuk orang-orang yang mereka cintai yang tidak ikut serta dalam perjalanan mereka. Souvenirs yang seniman-seniman Papua jual telah menjadi penyumbang uang yang penting dalam penghidupan mereka. Tidaklah mengagetkan jika mereka merasa senang ketika wisatawan datang ke rumah mereka dan membeli beberapa karya seni. Para seniman bekerja keras untuk membuat barang kerajinan tangan yang nampak indah. Kebanyakan bahan baku dari souvenirs diambil dari alam sekitar yang mungkin saja mengakibatkan dampak negatif terhadap lingkungan. Sebelum Anda membeli oleh-oleh atau souvernirs, silahkan baca saran-saran saya berikut ini:

Inga Trokhimenko, a Russian tourist was watching how Mrs. Marice Fonataba makes Sireo a traditional Papuan skirt in Manokwari
Souvenir yang bisa Anda beli di kota Manokwari
Jika memungkinkan, belilah souvenirs yang dibuat secara lokal. Ada toko-toko souvenirs di kota ini yang hanya mengimpor barang kerajinan tangan atau produk dari kota lain dan menjualnya kepada Anda. Sedapat mungkin, hindarilah mereka. Jika Anda membeli souvenirs yang dibuat oleh seniman lokal, Anda telah secara langsung mendukung seniman dan industri rumah masyarakat. Anda telah menyediakan pekerjaan buat mereka. Sebagai rekomendasi saya, silahkan membeli souvenirs atau benda seni secara langsung di rumah-rumah seniman lokal. Berikut ini adalah nama-nama seniman di Manokwari dan alamat-alamatnya:
1. Ibu Marice Fonataba, seniman kain tenun (di sini Anda bisa membeli shawls, tas dan lain-lain). Alamat: Kompleks Missi Manokwari.
2. Bapak Lucky Kaikatui, seniman lukis cat minyak (di sini Anda bisa membeli bermacam-macam lukisan Papua)
3. Bapak Awom, seniman ukir kayu (di sini Anda bisa membeli karya seni dengan bahan dasar kayu)
4. Bapak Tonci Krey, seorang intelektual Papua, seniman serba bisa (kebanyakan patung-patung besar di tempat-tempat umum di kota ini diciptakan oleh beliau).
5. Bapak Nico Asaribab, pelukis dan pengukir kayu. Alamat: Anggrem, Manokwari
6. Toko Buku Xavier (menjual kartu pos, dan lukisan). Alamat: Jl. Brawijaya, Manokwari.
Secara umum, belilah souvenirs yang diciptakan dari kreatifitas para seniman. Dengan kata lain, ekonomi kreatif hendaknya menjadi tulang punggung industri souvenir jika kita benar-benar ingin mengembangkan pariwisata dan pada saat yang sama mengurangi pengrusakan lingkungan hutan dan lingkungan laut.

wooden carvings in ManokwariSouvenirs yang Anda TIDAK BOLEH beli
Jangan membeli souvenirs yang terbuat dari terumbu karang. Karena Manokwari adalah sebuah kota pantai, pengrajin-pengrajin kerajinan tangan akan tergoda untuk membuat benda seni dengan bahan baku terumbu karang (corals). Ini adalah cara termudah untuk menghasilkan uang. Terumbu karang nampak cantik di dalam laut. Jika Anda seorang penyelam (scuba diver), Anda tentu tahu betapa indah dan betapa pentingnya mereka bagi lingkungan laut. Sebuah terumbu karang sehat seukuran kepalan tangan Anda membutuhkan sedikitnya dua puluh tahun untuk mencapai ukuran itu. Terumbu karang memainkan peranan vital sebagai sumber makanan dan sebagai rumah bagi binatang-binatang laut.
Kota Manokwari terletak juga di dekat hutan tropis di mana burung-burung yang indah seperti Cendrawasih, kakaktua, dan taun-taun atau horbill, binatang melata, dan mammals hidup di dalamnya. sama halnya dengan apa yang telah saya katakan di atas, kiranya Anda tidak membeli souvenirs yang terbuat dari kulit atau bulu binatang langka tersebut. Jika Anda telah membelinya, Anda secara langsung telah mendorong pemusnahan atau perburuan satwa-satwa yang terancam punah. Penduduk lokal Papua biasanya memiliki hiasan kepala dan benda-benda lain yang terbuat dari kulit atau bulu burung Cendrawasih. Mereka menggunakannya dalam upacara tradisionil. Burung-burung hidup, dan binatang melata dari Papua harganya mahal di pasaran dunia, pemerintah melarang perdagangan satwa langka tersebut. Eco-tourism dalah jenis pariwisata yang mendukung pelestarian lingkungan hidup di mana wisatawan datang berkunjung. Ketika wisatawan atau pelancong membeli souvenir yang dibuat seniman setempat, mereka telah secara langsung mendukung ekonomi lokal dan menghambat perburuan binatang liar serta meminimalkan penghancuran lingkungan hidup. Di samping membawa dampak ekonomi secara positif terhadap kondisi finansial penduduk lokal, eco-tourism akan membantu semua orang yang terlibat dalam industri ini untuk lebih mengerti bagaimana menghargai dan melestarikan lingkungan hidup bagi generasi mendatang.
Jika Anda tidak yakin di mana bisa membeli sourvenirs di Manokwari, saat sedang berada di kota ini, silahkan menghubungi saya. Saya akan membawa Anda mengunjungi seniman-seniman yang telah saya sebutkan di atas. Ini email saya, Charles Roring, peace4wp@gmail.com dan nomor cell phone: 081332245180

Manokwari Map  | Where is Manokwari? | Souvenir Shops | Travel Attractions | Accommodation in Manokwari | Professional Guide 

Travel Guide Manokwari

The following articles are my recommendation, stories and experience when guiding foreign tourists who come to Manokwari of West Papua to enjoy the beauty of its natural scenery and the hospitality of the indigenous people. This website is aimed at promoting eco-tourism in the region to create jobs among the indigenous people and awareness among us about the importance of protecting and preserving tropical rainforest that is now facing extinction due to rapid deforestation.  

Happy Traveling

 

Charles Roring (click to e-mail me)

Tourist Guide

 

Manokwari Indonesia

Traveling to Tropical Island of Numfor

Beach House for Sale

Paradise Birds in Papuan Traditional Dance

Paradise bird in Arfak Mountains

Birds of Paradise Pictures

Paradise Bird Pictures

Birds of Paradise Flowers

Birds of Paradise in District of Senopi

Magnificent Bird of Paradise

Watching Birds of Paradise in the Arfak mountains

Traveling to District of Senopi

Bat Watching in Manokwari

Snorkeling Trip to Manem Islet

Snorkeling among coral reef in Manokwari city

Snorkeling in Manokwari Papua

Snorkeling and Birdwatching in Manokwari regency and Numfor island

Caving in Manokwari

Papuan Birds of Paradise

Papuan Artists Around Klim en Daal

Eucalyptus Deglupta in the Table Mountain of Manokwari Papua

Drinking Water from Plant Root in Papua

Manokwari Cultural Carnival

Mushroom That Glows at Night

Norwegian Girls in Manokwari Papua

Traveling Around the Traditional Markets in Manokwari Papua

Manokwari a Great Tourist Destination

Birds from the Tropical Rainforest of Manokwari Papua

Beautiful Beaches in Manokwari

Souvenirs that Tourists May and Must Not Buy

Traveling to Islands in the Dorey Bay of Manokwari

A Visit to Wood Carving Artist in Manokwari Papua

Can I use my credit card for traveling to Manokwari?

Ecotourism in Kwau village of Arfak Mountains

Tropical Islands Inside Manokwari Bay

Raja Ampat Islands

If you want to read more stories about travel in Manokwari of West Papua, you can see my other blogs at the following addresses:

Manokwari Papua

Papuan Art and Culture Stories

My personal diary on Manokwari Eco-tourism activities