Jalan-jalan ke sejumlah pulau di Teluk Dorey Manokwari
Kebanyakan para pelancong yang mengunjungi Manokwari akan pergi ke Pulau Mansinam yang terletak di tengah-tengah Teluk Dorey. Aktivitas seperti berenang, snorkeling dan scuba diving dapat dilakukan di sekitar pulau ini. Ini adalah pulau terbesar di Teluk Dorey Kota Manokwari. Dua pulau-pulau lain yang juga indah adalah Lemon dan Raimuti. Pulau Raimuti adalah pulau terkecil dan merupakan satu-satunya pulau yang tidak berpenduduk. Ini adalah tempat yang bagus bagi para pencinta pantai yang suka berjemur tanpa gangguan. Pulau ini terletak di daerah Arfai. Pulau ini bisa dijangkau dengan kendaraan atau angkutan umum dari stasiun bis Sanggeng.
Ketika Anda telah tiba di pantai Arfai, sewalah sebuah perahu dari seorang nelayan setempat untuk ke Pulau Raimuti. Jika Anda menyeba perahu untuk seharian penuh maka Anda hanya membayar kepada pemilik perahu itu sebesar Rp. 100.000 (atau sekitar 10 US dollars). Jika Anda hanya memakai perahu setengah hari maka Anda bisa membayar Rp. 50.000. Meskipun jaraknya tidak jauh dari dataran utama, laut yang memisahkan pulau dan daratan utama cukup dalam. Jangan mencoba berenang ke pulau karena arus laut mungkin terlalu kuat buat Anda.
Jika Anda ingin scuba diving, jangan lupa membawa peralatan sendiri karena tidak ada diving center di kota ini. Sebenarnya Teluk Dorey adalah situs terbaik di Papua bagi shipwreck diving namun penduduk kota tidak mengetahui hal ini. Selama Perang Dunia II, Amerika Serikat membom beberapa kapal Jepang di teluk tersebut.
Situs terbaik untuk shipwreck diving terletak di belakang dan di depan Pulau Mansinam. Sisi belakang biasanya disebut oleh masyarakat setempat pantai Manggewa sedangkan sisi depan adalah Monumen salib. Terumbu karang bisa ditemukan hidup di antara Pulau Mansinam dan Lemon.
Bagi turis yang tidak tertarik scuba diving, aktivitas lainnya yang bisa lakukan adalah menjelajahi hutan. Hutan kecil yang terdapat di belakang rumah-rumah penduduk kampung yang ada di Pulau Mansinam adalah indah. Anda bisa menjelajahinya dalam satu hari. Jangan lupa membawa digital video atau photo camera ketika Anda mengunjungi pulau-pulau ini. Binatang, dan tumbuhan serta terumbu karang yang Anda lihat layak direkam kamera.
Pada bulan Januari 2010, tiga turis pencinta alam mengunjungi Pulau Mansinam dan Raimuti. Mereka ditemani teman saya, Paul. Mereka mendarat dengan taksi air di Pantai Manggewa. Foto-foto yang Anda lihat dalam situ ini sebagiannya diambil oleh Mikhail Trokhimenko, salah seorang turis Russia untuk maksud promosi eco-tourism di Manokwari. Sebenarnya, mereka ingin melihat kelelawar-kelelawar yang bergelantungan di pohon-pohon di sekitar daerah itu di siang hari tetapi mereka tidak dapat melihatnya. Pada tahun 1980an, kelelawar masih banyak yang bergelantungan di daerah Manggewa Pulau Mansinam. Karena bertambahnya jumlah penduduk di pulau itu, perburuan dan deforestasi, binatang-binatang itu harus berpindah ke tempat aman jauh ke dalam hutan tropis Papua yang terdapat di pedalaman Pulau Papua. Kelelawar masih bisa dilihat di malam hari ketika sedang memakan buah-buahan di pepohonan Gunung Meja Manokwari.
Setiap tahun banyak orang Papua yang berkumpul di Pulau Mansinam untuk merayakan Hari Pekabaran Injil. Pada 5 Februari 1855 dua orang penginjil dari Eropa Otto dan Geisler mendarat di pulau ini untuk menyebarkan Injil kepada masyarakat adat Papua untuk pertama kalinya. sekarang kebanyakan penduduk asli Papua beragama Kristen.
Tidak ada penginapan di pulau ini tetapi jika Anda benar-benar ingin tinggal di pulau ini selama beberapa hari, Anda bisa menginap di sejumlah rumah yang menjadi milik penduduk setempat atau membangun kemah di dekat Pantai.
Artikel ini ditulis oleh Charles Roring - seorang travel writer dan tourist guide di Manokwari. Jika Anda ingin mengunjungi kota ini dan membutuhkan bantuan pemandu wisata, silahkan menghubungi saya lewat email ini peace4wp@gmail.com.

Manokwari Map  | Where is Manokwari? | Souvenir Shops | Travel Attractions | Accommodation in Manokwari | Professional Guide 

Travel Guide Manokwari

 

The following articles are my recommendation, stories and experience when guiding foreign tourists who come to Manokwari of West Papua to enjoy the beauty of its natural scenery and the hospitality of the indigenous people. This website is aimed at promoting eco-tourism in the region to create jobs among the indigenous people and awareness among us about the importance of protecting and preserving tropical rainforest that is now facing extinction due to rapid deforestation.  

Happy Traveling

 

Charles Roring (click to e-mail me)

Tourist Guide

 

Manokwari Indonesia

Traveling to Tropical Island of Numfor

Beach House for Sale

Paradise Birds in Papuan Traditional Dance

Paradise bird in Arfak Mountains

Birds of Paradise Pictures

Paradise Bird Pictures

Birds of Paradise Flowers

Birds of Paradise in District of Senopi

Magnificent Bird of Paradise

Watching Birds of Paradise in the Arfak mountains

Traveling to District of Senopi

Bat Watching in Manokwari

Snorkeling Trip to Manem Islet

Snorkeling among coral reef in Manokwari city

Snorkeling in Manokwari Papua

Snorkeling and Birdwatching in Manokwari regency and Numfor island

Caving in Manokwari

Papuan Birds of Paradise

Papuan Artists Around Klim en Daal

Eucalyptus Deglupta in the Table Mountain of Manokwari Papua

Drinking Water from Plant Root in Papua

Manokwari Cultural Carnival

Mushroom That Glows at Night

Norwegian Girls in Manokwari Papua

Traveling Around the Traditional Markets in Manokwari Papua

Manokwari a Great Tourist Destination

Birds from the Tropical Rainforest of Manokwari Papua

Beautiful Beaches in Manokwari

Souvenirs that Tourists May and Must Not Buy

Traveling to Islands in the Dorey Bay of Manokwari

A Visit to Wood Carving Artist in Manokwari Papua

Can I use my credit card for traveling to Manokwari?

Ecotourism in Kwau village of Arfak Mountains

Tropical Islands Inside Manokwari Bay

Raja Ampat Islands

If you want to read more stories about travel in Manokwari of West Papua, you can see my other blogs at the following addresses:

Manokwari Papua

Papuan Art and Culture Stories

My personal diary on Manokwari Eco-tourism activities