Jalan-jalan ke Pasar Tradisional di Manokwari Papua
Wisatawan
yang datang ke
Manokwari
mungkin berpikir bahwa pulau, gunung dan pantai adalah tempat satu-satunya untuk
dikunjungi. Hal itu separuhnya saja yang benar tetapi ada juga tempat-tempat
lainnya yang menarik dikunjungi. Jika Anda adalah seseorang yang suka
berpetualangan dan ingin mencoba hal-hal yang baru dan bertemu dengan
orang-orang dan budaya yang baru maka saya ingin merekomendasikan pasar
tradisional Sanggeng dan Wosi. Mirip dengan pasar tradisional lain di seluruh
dunia, apa yang akan Anda lihat adalah orang-orang yang berjualan buah, sayur,
binatang buruan, ikan dan berbagai bahan kebutuhan lainnya.
Musim buah di Manokwari berlangsung antara November dan Februari. Selama
bulan-bulan ini, jika Anda pergi ke pasar, Anda akan melihat berbagai jenis
buah-buahan tropis yang bisa Anda makan. Rambutan, langsat, mangga dan durian
adalah buah yang paling umum disukai masyarakat.
Di
Manokwari, petani tidak memanjat pohon untuk memetik buahnya. Mereka hanya duduk
di bawah gubuk di kebun mereka untuk menunggu buah-buahan itu jatuh. Mereka
sering begadang sepanjang malam untuk mengumpulkan buah durian yang jatuh
sebelum menjualnya ke pasar-pasar tradisional atau sepanjang emperan kawasan
pertokoan di Manokwari.
Jika Anda ingin makan buah-buahan ketika mengunjungi kota ini, saya sarankan
agar Anda membeli dari penjual setempat yang merupakan penduduk asli Papua.
Dengan membeli dari mereka, Anda - sebagai seorang turis secara finansial -
telah membantu masyarakat asli Papua mendapat pekerjaan. Tolong, jangan membeli
buah-buahan impor ketika Anda berada di Manokwari. Buah-buahan lokal merupakan
hasil pertanian organik yang lezat dan murah. Namun bukan hanya buah-buahan yang
masyarakat asli Papua jual di pasar tradisional. Anda akan melihat sejumlah
hasil bumi menarik lainnya. Salah satu yang perlu saya sebutkan di sini adalah
Daun Gatal (yang dalam Bahasa Inggris secara literal diterjemahkan Itching
Leaves). Jika Anda telah berjalan mengelilingi kota atau hutan seharian
penuh, Anda pasti akan merasa lelah. Obat lokal yang bisa Anda usapkan di tubuh
Anda adalah daun gatal. Usapkan daun-daun itu di tubuh Anda khususnya di
punggung dan lihat apa yang Anda rasakan setelah itu. Anda akan merasa gatal di
punggung Anda. Anda akan ingin sekali menggaruknya, tetapi sebaiknya jangan.
Biarkan saja dan pergilah tidur, besok paginya, Anda akan merasa lebih baik dan
fit kembali.
Saya tidak tahu apakah Travel Guide Book tentang Indonesia seperti yang
diterbitkan oleh Lonely Planet menyediakan penjelasan tentang Tur ke Pasar
Tradisional Sanggeng dan Wosi dalam bab mengenai
Manokwari Papua atau tidak.
Tetapi kunjungan ke pasar-pasar ini adalah perjalanan yang saya rekomendasikan
kepada para wisatawan yang datang ke kota ini.
Manokwari
adalah ibu kota provinsi Papua Barat dari Republik Indonesia. Ini adalah kota
yang memanjang menyusuri pantai di Teluk
Dorey dan dikelilingi oleh Pegunungan
Arfak
dan Gunung Meja. Ada tiga pulau di tengah-tengah teluk,
Mansinam, Lemon dan Raimuti. Entah Anda seorang pencinta pantai, hutan atau
penyelam scuba, Manokwari memiliki banyak hal yang bisa dilihat terutama
tempat-tempat alam yang indah baik di atas tanah, di dalam tanah dan bahkan di
bawah air sebagai tujuan wisata.
Sebagai seorang pemandu wisata dan penulis perjalanan, saya memiliki banyak
cerita yang belum ditulis di situs ini. Saya akan terus menulis tentang kegiatan
eco-tourism di halaman web ini meskipun saya yakin bahwa artikel-artikel
tersebut tidaklah cukup untuk mengungkapkan betapa indahnya kota ini dan daerah
di sekelilingnya. Jika Anda berencana untuk mengunjungi kota ini, jangan lupa
untuk menghubungi saya. Saya akan dengan sedang hati menemani Anda sebagai
seorang pemandu wisata di sini. Ini email saya peace4wp@gmail.com atau ponsel
saya 081332245180.
English language version: Traveling Around the Traditional Markets in Manokwari Papua
Manokwari Map | Where is Manokwari? | Souvenir Shops | Travel Attractions | Accommodation in Manokwari | Professional Guide
Travel Guide Manokwari
The following articles are my recommendation, stories and experience when guiding foreign tourists who come to Manokwari of West Papua to enjoy the beauty of its natural scenery and the hospitality of the indigenous people. This website is aimed at promoting eco-tourism in the region to create jobs among the indigenous people and awareness among us about the importance of protecting and preserving tropical rainforest that is now facing extinction due to rapid deforestation.
Happy Traveling
Charles Roring (click to e-mail me)
Tourist Guide
If you want to read more stories about travel in Manokwari of West Papua, you can see my other blogs at the following addresses:
Papuan Art and Culture Stories
My personal diary on Manokwari Eco-tourism activities