Gadis-gadis Norwegia di Manokwari Papua
Linda and Mr. Awom standing with some of his wooden carvingsHutan hujan tropis Papua tidak hanya menarik bagi para wisatawan tetapi juga peneliti. Dua gadis Norwegia Linda dan Tan saat ini berada di kota Manokwari. Mereka adalah mahasiswa universitas yang sedang melalukan penelitian lapangan mengenai kemungkinan implementasi program UN-REDD bagi masyarakat yang tinggal di atau sekitar hutan hujan tropis sebagai salah satu cara untuk melawan deforestasi dan pemanasan global demi menghapus kemiskinan.

Minggu lalu, saya menemani Linda mengunjungi beberapa seniman Papua yang membuat souvenir atau cinderamata. Dia membeli sepotong kain tenun yang dibuat oleh ibu Marice Fonataba dan sebuah bingkai foto yang diukir oleh bapak Awom, seorang seniman ukir yang tinggal di Jalan Merdeka di samping toko Suri Bakery. Linda memfokuskan sebagian besar pekerjaannya dengan mewawancarai penduduk, serta para akademisi di kawasan kota sedangkan Tan lebih suka pergi ke kampung-kampung di daerah pinggiran dan bahkan melakukan perjalanan ke hutan yang masih dipenuhi nyamuk malaria untuk mengumpulkan data. Meskipun dia menghadapi banyak kesulitan dan masalah selama pekerjaan lapangannya di wilayah Mokwam, Tan masih mencintai pekerjaannya di hutan. Tan is trying the woven cloth made by Mrs. Marice FonatabaBesok, dia, Dewi, Paul dan Saya akan pergi ke hutan tropis di Gunung Meja untuk melihat kelelawar, dan soa-soa yang tinggal di dalam sebuah gua alam. Sebelum mendaki tebing yang terjal di Gunung Meja yang masih penuh dengan pepohonan besar dan tumbuhan hijau, kami berencana untuk mengunjungi seorang seniman lukis minyak yang bernama bapak Lucky Kaikatui. Dia tinggal di kaki gunung. Dia memiliki beberapa lukisan indah yang menggambarkan burung surga (Cendrawasih) dan pemandangan perkampungan Papua. Tan mungkin tidak akan membeli lukisan itu karena ukurannya yang besar sehingga sulit dibawa saat naik pesawat tetapi dia akan mengambil beberapa foto lukisan dan pelukisnya.
Dengan persiapan seadanya, saya dan Paul menemani tiga orang pencinta alam Russia pada bulan Januari 2010 yang lalu menyusuri hutan Gunung Meja. Ketika sedang berada di dalam gua, kami tidak bisa mengeksplorasinya dengan baik karena kekurangan cahaya. Hanya Dima, salah satu turis Russia yang membawa sebuah lampu kecil untuk menyusuri stalaktit dan stalagmit gua alam tersebut. Besok pagi, kami akan membawa lampu-lampu yang telah dimuati energi listrik untuk menerangi interior gua.
Sebagai seorang pemandu turis dan penulis perjalanan, saya memiliki banyak cerita yang belum sempat saya tulis di website ini. Saya akan terus menulis tentang kegiatan eco-tourism di halaman web ini meskipun saya yakin kisah-kisah itu tidak akan cukup untuk menunjukkan betapa indahnya kota ini dan daerah di sekitarnya. Ketika Anda berencana mengunjungi kota Manokwari, jangan lupa menghubungi saya, dengan senang hati saya akan menemani Anda sebagai seorang pemandu wisata di sini. Ini email saya Charles Roring: peace4wp@gmail.com dan ponsel saya 081332245180.

 

English version story: Norwegian Girls in Manokwari Papua

 

Manokwari Map  | Where is Manokwari? | Souvenir Shops | Travel Attractions | Accommodation in Manokwari | Professional Guide 

Travel Guide Manokwari

The following articles are my recommendation, stories and experience when guiding foreign tourists who come to Manokwari of West Papua to enjoy the beauty of its natural scenery and the hospitality of the indigenous people. This website is aimed at promoting eco-tourism in the region to create jobs among the indigenous people and awareness among us about the importance of protecting and preserving tropical rainforest that is now facing extinction due to rapid deforestation.  

Happy Traveling

 

Charles Roring (click to e-mail me)

Tourist Guide

 

Manokwari Indonesia

Traveling to Tropical Island of Numfor

Beach House for Sale

Paradise Birds in Papuan Traditional Dance

Paradise bird in Arfak Mountains

Birds of Paradise Pictures

Paradise Bird Pictures

Birds of Paradise Flowers

Birds of Paradise in District of Senopi

Magnificent Bird of Paradise

Watching Birds of Paradise in the Arfak mountains

Traveling to District of Senopi

Bat Watching in Manokwari

Snorkeling Trip to Manem Islet

Snorkeling among coral reef in Manokwari city

Snorkeling in Manokwari Papua

Snorkeling and Birdwatching in Manokwari regency and Numfor island

Caving in Manokwari

Papuan Birds of Paradise

Papuan Artists Around Klim en Daal

Eucalyptus Deglupta in the Table Mountain of Manokwari Papua

Drinking Water from Plant Root in Papua

Manokwari Cultural Carnival

Mushroom That Glows at Night

Norwegian Girls in Manokwari Papua

Traveling Around the Traditional Markets in Manokwari Papua

Manokwari a Great Tourist Destination

Birds from the Tropical Rainforest of Manokwari Papua

Beautiful Beaches in Manokwari

Souvenirs that Tourists May and Must Not Buy

Traveling to Islands in the Dorey Bay of Manokwari

A Visit to Wood Carving Artist in Manokwari Papua

Can I use my credit card for traveling to Manokwari?

Ecotourism in Kwau village of Arfak Mountains

Tropical Islands Inside Manokwari Bay

Raja Ampat Islands

If you want to read more stories about travel in Manokwari of West Papua, you can see my other blogs at the following addresses:

Manokwari Papua

Papuan Art and Culture Stories

My personal diary on Manokwari Eco-tourism activities