Jamur di Gunung Meja Papua
Ketika
kita sedang berbincang-bincang mengenai jamur, kita mungkin akan berpikir
tentang tumbuhan lunak yang bisa dimakan atau beracun yang tumbuh di tanah basah
atau kayu-kayu yang sedang membusuk. Orang-orang Italia ahli dalam membuat
makanan yang enak dari jamur sebagai bahan bakunya. Orang Tionghoa telah lama
menggunakan jamur atau mushroom sebagai obat untuk menyembuhkan atau merawat
berbagai jenis penyakit.
Dalam topik hari ini, saya akan berbicara mengenai jamur yang saya foto di
Gunung Meja Manokwari - ibukota
Provinsi Papua Barat di Republik Indonesia. Wilayah itu masih ditutupi oleh
hutan tropis. Hutan tropis di Gunung Meja seharusnya tidak dilihat saja sebagai
paru-paru kota tetapi juga, bersama-sama dengan hutan hujan lainnya di semua
benua, sebagai paru-paru dunia. Hutan hujan menyerap banyak gas-gas CO2 yang
dihasilkan oleh penduduk kota setiap hari. Para wisatawan atau pembaca yang
telah melihat beberapa cerita saya di internet bisa menghubungi saya untuk
mendampingi mereka ke Gunung Meja untuk menikmati berbagai aktivitas eco-tourism
di sana seperti pengamatan burung dan kelelawar, eksplorasi gua, pengamatan
anggrek, bunga dan tentu saja jamur.
Bulan lalu, saya menemani seorang mahasiswi Norwegia ke Gunung Meja. Kami
menjelajahi sebuah gua yang terletak di dalam hutan itu. Perlu waktu dua jam
untuk mencapai gua itu. Sepanjang perjalanan kami ke gua itu, kami melihat
berbagai jenis tanaman, pohon, rotan, akar-akaran dan jamur. Salah satu jamur
begitu menarik perhatian saya. Jamur itu memiliki topi yang bundar mirip dengan
jamur lain. Jamur dewasa mirip bibir dengan rambut-rambut berwarna putih.
Warnanya merah muda. Ketika saya memotretnya dengan kamera digital- Sony
Cybershot, dari layar LED, jamur itu nampak indah. Karena saya tidak mempelajari
ilmu memasak atau pengobatan tradisional China, maka saya tidak bisa
mengidentifikasi nama latinnya. Apa yang saya lalukan saat itu hanyalah
mengamati dan mengagumi keindahan tumbuhan kecil ini. Saya berharap orang-orang
berhenti merusak hutan hujan tropis dan membiarkan jamur ini serta spesies
tumbuhan, burung dan binatang lainnya
tumbuh dan hidup dalam damai. oleh
Charles Roring
English version: Mushroom in the Table Mountain
Manokwari Map | Where is Manokwari? | Souvenir Shops | Travel Attractions | Accommodation in Manokwari | Professional Guide
Travel Guide Manokwari
The following articles are my recommendation, stories and experience when guiding foreign tourists who come to Manokwari of West Papua to enjoy the beauty of its natural scenery and the hospitality of the indigenous people. This website is aimed at promoting eco-tourism in the region to create jobs among the indigenous people and awareness among us about the importance of protecting and preserving tropical rainforest that is now facing extinction due to rapid deforestation.
Happy Traveling
Charles Roring (click to e-mail me)
Tourist Guide
If you want to read more stories about travel in Manokwari of West Papua, you can see my other blogs at the following addresses:
Papuan Art and Culture Stories
My personal diary on Manokwari Eco-tourism activities