Meminum Air dari Akar Tumbuhan di Hutan Tropis Papua
Masyarakat
adat di Pulau Papua memiliki tradisi yang panjang meminum air dari akar tanaman
yang berlimpah di hutan. Lama sebelum binatang dijinakkan dan dipelihara,
orang-orang Papua adalah pemburu yang ulung. Mereka bisa berjalan selama
berhari-hari di dalam hutan tropis untuk mencari binatang. Kebanyakan dari
mereka tidak membawa makanan atau air dari rumah. Sebagai gantinya mereka hanya
makan dan minum air dari apa yang disediakan oleh alam. Ketika tidak ada sungai
atau danau, mereka akan memotong akar tumbuhan tertentu yang menjalar di atas
tanah atau menggantung di pohon dan meminum airnya.
Air dari akar tanaman ini segar rasanya. Ini adalah apa yang diungkapkan oleh
para wisatawan yang kami dampingi saat berjalan mengelilingi hutan-hujan tropis
Papua dan mencoba meminum sedikit air dari akar (tali) air ini. Terakhir kali
ketika saya meminum air dari akar tanaman adalah pada tanggal 7 Februari 2010.
Saya dan kawan-kawan mendampingi seorang peneliti dari Norwegia, yang bernama
Tan, untuk melihat keadaan hutan hujan tropis di dekat kota Manokwari - ibu kota
Provinsi Papua Barat. Ketika kami menemukan tali air, Kuri salah satu pemandu
memotong beberapa bagiannya dan memberikannya kepada kami untuk meminum airnya.
Rasanya memang enak karena kami sungguh haus ketika itu.
Hutan hujan tropis di Papua atau Pulau New Guinea ini sedang mengalami
penggundulan yang cepat sebagai akibat dari penebangan pohon yang melanggar
hukum dan tidak bertanggung jawab. Saya mencoba memperkenalkan skema ekotourism
sebagai salah satu solusi dalam pelestarian hutan hujan tropis di samping
menulis lebih banyak artikel tentangnya guna membangkitkan kesadaran masyarakat
dunia tentang betapa pentingnya hutan hujan tropis. Di era di mana pemanasan
bumi dan penurunan kualitas alam menjadi keprihatinan setiap orang, hutan hujan
tropis memainkan peranan yang penting dalam menyerap sebagian besar emisi CO2
yang kita lepas ke atmosfir. Di samping berhemat dalam pemakaian energi,
menciptakan produk yang hemat energi dan penggunaan sumber energi terbarukan,
perlindungan hutan janganlah diabaikan. Saya berharap bahwa dengan membaca
artikel yang berhubungan dengan hutan hujan tropis yang telah saya muat di
website ini dan blog Manokwari
Papua, semakin banyak orang yang mau datang ke Manokwari sebagai wisatawan
pencinta lingkungan. Pengemangan eco-tourism di kota ini penting untuk
mengurangi tekanan pada hutan-hujan tropis di Pulau Papua melalui penciptaan
lapangan kerja alternatif bagi penduduk setempat yang telah mengeksploitasi
hutan terutama kayu-kayunya demi memenuhi kebutuhan ekonomi mereka. Oleh
Charles Roring.
English version of the article: Drinking Water from Root in Papua Rainforest
Manokwari Map | Where is Manokwari? | Souvenir Shops | Travel Attractions | Accommodation in Manokwari | Professional Guide
Travel Guide Manokwari
The following articles are my recommendation, stories and experience when guiding foreign tourists who come to Manokwari of West Papua to enjoy the beauty of its natural scenery and the hospitality of the indigenous people. This website is aimed at promoting eco-tourism in the region to create jobs among the indigenous people and awareness among us about the importance of protecting and preserving tropical rainforest that is now facing extinction due to rapid deforestation.
Happy Traveling
Charles Roring (click to e-mail me)
Tourist Guide
If you want to read more stories about travel in Manokwari of West Papua, you can see my other blogs at the following addresses:
Papuan Art and Culture Stories
My personal diary on Manokwari Eco-tourism activities