Raja Ampat
Raja Ampat adalah sebuah kabupaten yang terletak di barat laut semenanjung
Kepala Burung dari Pulau Papua. Raja Ampat merupakan daerah kepulauan yang kini
menjadi tujuan populer bagi para pencinta olah raga menyelam. Terumbu karang di
kawasan Kepulauan Raja Ampat masih dalam kondisi yang sangat bagus sehingga
berdasarkan survey yang dilakukan oleh sejumlah ahli biologi laut, ada lebih
dari 1000 species ikan di kawasan terumbu karang khususnya di wilayah kepala
Burung. Dengan kata lain, keanekaragaman hayati yang sangat tinggi di kawasan
ini merupakan warisan dunia yang perlu kita lestarikan bersama. Keindahan dunia
bawah laut di kepulauan Raja Ampat tidak hanya dipresentasikan oleh para
penyelam di berbagai media baik cetak maupun elektronik seperti foto dan video tetapi juga oleh para
seniman-seniman Papua di dalam gereja. Beberapa tahun yang lalu, di bawah pimpinan seniman senior
Manokwari almarhum Bapak Tony (Tonci) Mansiraken Krey, seniman-seniman Papua menghias
dinding sebuah gedung gereja GKI dengan lukisan dunia bawah laut yang indah.
Terumbu karang sebagai daya tarik bagi wisatawan asing
Sejak dipublikasikannya keindahan bawah laut kepulauan Raja Ampat oleh para penyelam dan ahli biologi laut di berbagai media massa, banyak pengusaha di bidang pariwisata berbondong-bondong melirik kawasan ini sebagai tujuan pengembangan usaha mereka. Diving resorts akhirnya dibuka di sejumlah pulau di kawasan itu untuk melayani para penyelam rekreasi yang terus berdatangan ke Kepulauan Raja Ampat. Pemerintah daerah tentu saja mendukung upaya pengembangan Kabupaten Raja Ampat sebagai daerah tujuan wisata yang berbasis pada olah raga laut.
Jumlah wisatawan yang tiba-tiba meningkat drastis di kepulauan Raja Ampat mendorong meningkatnya aktivitas ekonomi dan perdagangan di wilayah yang dulunya merupakan bagian dari Kabupaten Sorong tersebut. Di samping hal-hal mengembirakan yang telah saya sebutkan di atas, ada pula hal-hal yang memprihatinkan. Biaya hidup di sejumlah pulau yang menjadi tujuan wisata bagi para wisatawan asing mengalami peningkatan. Bahkan ada sejumlah turis yang mulai mengeluh bahwa paket menyelam yang ditawarkan sejumlah diving resorts and liveaboard di Raja Ampat mahal sekali. Tentu saja hal ini akan memberatkan bagi wisman yang anggarannya terbatas. Dalam pandangan saya, wisata bahari tidak harus mahal. Kita tetap bisa melestarikan terumbu karang dengan menyediakan jasa diving ataupun snorkeling yang harganya terjangkau. Yang penting adalah masyarakat asli yang mendiami pulau-pulau di wilayah Raja Ampat harus mendapat manfaat langsung dari industri eco-wisata yang sedang gencar-gencarnya dipromosikan oleh diving resort di sana.
Manokwari Lokasi alternatif untuk Snorkeling dengan Biaya yang lebih murah
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Bagi wisatawan manca negara yang ingin menikmati keindahan bawah laut di Papua dengan harga yang lebih murah, Pulau-pulau tropis di sekitar Manokwari adalah tujuan yang saya rekomendasikan. Turis perlu terbang ke kota Manokwari (ibu kota Provinsi Papua Barat di Republik Indonesia). Di sini wisatawan bisa menikmati keindahan bawah laut di Pulau Mansinam, Lemon dan Raimuti serta Pulau Kaki. Biaya yang diperlukan untuk menjangkau pulau-pulau ini adalah kurang dari 10 US dollar jika wisatawan menggunakan transportasi publik. Wisatawan akan berhubungan langsung dengan penduduk asli yang menyediakan perahu buat mereka. Pulau lain yang berdekatan dengan kota Manokwari adalah Numfor. Di Pulau Numfor, selain wisatawan bisa snorkeling di sekitar perairan lautnya yang indah, mereka bisa mengamati berbagai jenis burung yang merupakan spesies endemik di tanah Papua. Pulau Numfor bisa dijangkau dengan menggunakan kapal ferry yang lama perjalanannya adalah 5 jam. Bila menggunakan pesawat Susi Air, lama perjalanannya adalah sekitar 20 menit.
Bawalah peralatan snorkeling sendiri jika Anda ingin menikmati keindahan terumbu karang yang ada di sekitar Teluk Dorey atau Pantai Utara Manokwari. Jika Anda tertarik untuk berkunjung ke Manokwari, silahkan menghubungi saya - Charles Roring - lewat email: peace4wp@gmail.com
Baca juga: Raja Ampat Islands
Manokwari Map | Where is Manokwari? | Souvenir Shops | Travel Attractions | Accommodation in Manokwari | Professional Guide
Travel Guide Manokwari
The following articles are my recommendation, stories and experience when guiding foreign tourists who come to Manokwari of West Papua to enjoy the beauty of its natural scenery and the hospitality of the indigenous people. This website is aimed at promoting eco-tourism in the region to create jobs among the indigenous people and awareness among us about the importance of protecting and preserving tropical rainforest that is now facing extinction due to rapid deforestation.
Happy Traveling
Charles Roring (click to e-mail me)
Tourist Guide
If you want to read more stories about travel in Manokwari of West Papua, you can see my other blogs at the following addresses:
Papuan Art and Culture Stories
My personal diary on Manokwari Eco-tourism activities